HMJ IAT FUHum Selenggarakan Diskusi Publik Bertajuk Moderasi Beragama

FUHum.news – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) UIN Walisongo Semarang, menyelenggarakan diskusi publik yang bertema “Urgensi Moderasi Beragama dalam Menguatkan Nilai-nilai Kemanusiaan”. Acara ini bertempat di gedung serbaguna NU Tambakaji, kec. Ngaliyan, Kota Semarang, Senin, (30/11/).

Imam Ghozali selaku Ketua panitia pelaksana sekaligus pengurus HMJ IAT, mengatakan, tujuan Diskusi publik tersebut agar mahasiswa IAT menyelaraskan antara al-Qur’an dengan kondisi sosial sekarang ini, dimana permasalahan-permasalahan sosial marak terjadi, terutama mengenai perpecahan umat Islam sendiri.

 “Keadaan kita sekarang ini, seharusnya memang menjadi umat yang moderat agar tidak menimbulkan perpecahan di sana-sini,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebenarnya acara tersebut masuk dalam rangkaian semarak IAT 2020 beberapa bulan lalu, sesuai program kerja (proker) yang telah dirancang pengurus HMJ saat awal periode. Namun akhirnya saat ini dilaksanakan berbarengan dengan Musykerwil (Musyawarah Kerja Wilayah) FKMTHI (Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia.

“Diskusi Publik ini sudah kami siapkan beberapa bulan kemarin,” terangnya.

Senada, Ketua HMJ IAT FUHum UIN Walisongo, Mohamad Rizalil Faiz, menjelaskan, acara semacam ini sudah menjadi program kerja HMJ IAT setiap tahunnya dan seringnya dilakukan dalam  rangkaian acara Semarak IAT.

“Diskusi publik ini kan salah satu kegiatan yang ada di dalam Semarak IAT. Itu salah satu proker tahunan yang dilaksanakan di akhir periode,” terangnya.

Sementara itu, Nurul Kirom, peserta asal IAIN Kudus mengatakan, tujuan dia mengikuti acara tersebut untuk mengetahui fungsi toleransi, karena di era sekarang ada ormas yang menyimpang dan tidak bertanggung jawab.

”Justru itulah saya ingin ikut diskusi publik, karena bermanfaat bagi saya,” pungkasnya. (Khoirul/Win)

Tim Web FUHum